Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

28 Feb 2011

KINI ....... JANGAN TUNDA NANTI ......

* Kini...,jangan Tunda Nanti...!! *
oleh Deddy Tak Tink-Tink pada 21 Februari 2011 jam 22:49
wahai Diri..........!
Tlah kau isi hari-harimu dengan keperluanmu..
Kau habiskan waktumu hanya dengan "TIDUR"...
Kau kotori jiwamu dengan Nafsu keduniawian..
Kau lupa dengan dirimu sendiri..hingga kau tak mengenal lagi siapa dirimu...?
Untuk siapa hidupmu..?
Akan kemana hidupmu..?
Siapa penciptamu....?
Siapa yang patut kau takuti..?
Dan apa yang akan terjadi nanti setelah kehidupanmu.....?


Wahai diri......!
Berhentilah kau berpura-pura...!
Buanglah jauh kesombongan yang hampir membatu diHatimu..!
Kikislah segala kotoran pada dirimu.,kikislah hingga memerah sampai tak tersisa...,
Agar kau tau dan menyadari saat ada debu yang menempel meski setitik...


Wahai diri...
Tuhamu tidak BUTA..!
Tuhanmu tidak TULI...! dan Dia Maha Tahu keadaanmu.....
Berhentilah dan berhentilah dari prilaku BEJATmu....,sebelum Dia MURKA kepadamu hingga kesempatan (Taubat) itu tak tersisa lagi untukmu..!


Sekarang...Jangan Tunda Nanti...!!

~~~~ semoga ini wujud ampunan dari-MU ya ALLAH....!!~~~~ oleh Deddy Tak Tink-Tink pada 13 Januari 2011 .

~~~ semoga ini wujud ampunan dari-MU ya ALLAH....!!~~~~
oleh Deddy Tak Tink-Tink pada 13 Januari 2011 jam 0:08
untukmu wahai Ibu / Bapak ku TERCINTA..

begitu kasihnya engkau padaku,hinggaku sangat2x mengenalmu..
begitu perhatiannya engkau padaku,hingga tau segala kebutuhanku..
begitu sayangnya engkau kepadaku,hinggaku bisa mengenal dunia...
begitu ISTIMEWANYA engkau,hingga tanpa RESTUmu ALLAH pun tak menerima IBADAHku..

kini.........!!
teriring waktu engkau terbaring lemah...
terbawa masa engkaupun menua...
terkuras tenagamu karna merawat dan membesarkanku..

begitu harunya hati ini melihatmu....
tak kuasa menahan bulir-bulir yang keluar dari mataku...
tulangku terasa rapuh tuk berdiri....

TAKKAN TERBALAS.......
TAKKAN TERBALAS.....dan...
TAKKAN TERBALAS.......
apa yang telah engkau berikan padaku....!!!

berharap...dan ku selalu berharap....
semoga engkau memaafkan segala kesalahanku...
hanya airmata ini pengobat kesedihanku..

andai bisa kugantikan keadaan mereka dengan denganku....aku IHKLAS.....!!

ya..ALLAH....
apa yang terjadi adalah kehendak-MU dan kuserahkan pula semua kepada-MU.
jika sakit ini adalah pengampunan dosa-dosa mereka kepada-MU.maka ampunilah mereka dengan kuasa-MU...
berikanlah kesabaran,keihklasan dan ketabahan pada mereka dengan KASIH-MU..! amin yarabbal'alamin.......


buat saudara2xku yang orang tuanya masih sehat,semoga ALLAH menjaga kesehatanya.
dan bagi yang sedang sakit [IBU/BAPAKKU & saudara semua] semoga ALLAH memberikan kesembuhan serta kebaikan dunia dan akhirat.

" Sayangilah IBU / BAPAK mu seperti mereka menyayangimu maka ALLAH S.W.T akan menyayangimu.

25 Feb 2011

sebuah DOA’ terindah..........Ratih Anggraeni........

sebuah DOA’ terindah



Cerah dalam sinar hangat sang pagi


aroma nya menebarkan sunyi kedasar hati


tak terganti lagi rasa yang kau beri


sebuah hadiah dari SANG MAHA DAYA


sebuah karikatur kecil atas RASA


TUHAN…


terimakasih atas RASA indah ini


terimakasih atas sekelumit pojok misteri alam ini


aku tak mampu memilih


aku tak mampu meminta lebih…


aku hanya mampu berdoa


aku hanya mampu ber munajad KEPADAMU


aku hanya mohon berikan aku kekuatan hadapi semua ini


aku mohon sabar kan hati ini


semua hal yang mungkin tak mudah untuk di jalani


sebuah keputusan atas diri


sebuah keputusan atas masa depan sang hati


aku tak mampu berdusta pada HATI


aku tak mampu berbohong pada NURANI


aku hanya wanita biasa yang sederhana


tak mampu bicara apa-apa


tak mampu meminta lebih atas asa


aku hanya mampu BERDOA


setiap malam BERDOA atas CINTA


setiap malam berdoa yang terindah


berdoa untuk KEBAIKAN SEMUA


berdoa untuk kamu yang KUCINTA


SEMOGA KAMU BAHAGIA


dengan apa pun yang kamu putuskan


dengan apapun yang kamu ingin wujudkan


aku hanya mampu mendukung kamu


mendukung atas DOA TERINDAH MU


meski mungkin pada akhirnya, kamu bukan dengan aku


aku harus terima itu…


aku sedang mempersiapkan hati


jika seandainya nanti BUKAN KAMU ORANG yang aku cari


jika seandainya nanti BUKAN KAMU pilihan TUHAN untuk diri ini


aku harus terima


dengan lapang dada..


dengan segenap jiwa..


sepahit apapun kenyataan diakhir cerita


sepahit apapun keputusan diakhir masa


aku akan terima…


minimal aku telah berusaha perjuangkan CINTA

24 Feb 2011

Istigfar......Halim Malik

Istigfar


Istigfar…
Adalah kata
Saat aku buat salah
Pada indahnya fatamorgana
Dunia hanyalah tempat berkelana
Jalanilah apa adanya jangan sampai terbuai
Jangan terlena indahnya, ujungnya pasti menyesatkan
Asmara pun begitu, sederhana saja jangan mengharap lebih
Atau bahkan menuntut yang istimewa dan akhirnya akan kecewa
Berilah sebatas rasa yang kau punya agar kau tak akan letih
Ideal pun hanyalah kata, meski mencari tak didapatkan
Bagi para kiayi dunia dianggapnya laksana bui
Jiwa mereka terikat pada dunia yang fana
Tak sedikitpun takut akan bencana
Semua telah terencana
Kuncinya kata
Istigfar…

20 Feb 2011

Akulah Nafasmu

aku benci dengan hujan


memberi basah dan membuat resah


berasa dingin dan sangat membuatku lelah


hujan…


kau memang bedebah


dingin paling terkutuk yang kita punya adalah kesendirian
yang kita hanya sanggup meringkuk di tepi ruangan
merutuk rutuk detak jam yang tak kunjung memutar
menunjuk-nunjuk rindu yang tak pernah memudar


aku bosan dengan kesendirian


benci dengan ruang


dua kata yang akan membunuhku


percuma hanya bisa meringkuk dalam rindu


Persetan !!


kita pernah berkunjung ke ranah kata


kata berhamburan dan berserakan
tak tentu arah
padahal kita tahu itu adalah dera yang kedua
setelah luka yang tak kunjung ada penawarnya
maaf!!!


apa sebaiknya aku membunuhmu lewat kesendirian dan ruang saja?


itu lebih baik
dari pada kamu hanya melihatku
membiarkanku terdiam


membeku dan membisu dalam gelap


ruangan ini senyap pengap
aku tak mau mati pelan-pelan
maukah kau membunuhku


sekelebat duka adalah pisau tertajam yang aku punya
aku tak tahu menghujamkannya kemana
hatimu terlau teduh untuk tertusuk oleh luka


kau tahu aku begitu mencintaimu


tapi aku butuh ketajaman pisaumu
tancapkan disini
hujamkan sedalam rindu agar aku cepat mati
dan tak kan bisa merasa dan melihat apa-apa lagi


tanpamu aku adalah debu
menggumpal oleh setitik rintik
aku ada untuk menjagamu
bukan memotong nadi yang berdenyut seiring nadanada


aku hampir kehabisan darah
detak ini sudah melemah
kasihani aku
bunuh saja diriku secepatnya
atau
bisakah kau beri sedenyut nada untukku
agar aku bisa merangkai kata
dan melangkah menujumu


aku adalah desahmu
bangun dan kecup aku


beri sentuhanmu untukku
agar aku punya kekuatan untuk mengecupmu


Ditulis oleh : Fera Nuraini dan (sementara) Mas Lingga

Mentari Hangatkan Aku

Mentari Hangatkan Aku (Puisi Kolaborasi 4)


matahari sungguh keterlaluan
saat kubutuhkan dia malah menghilang
meninggalkanku dalam kedinginan


dia tidak menghilang sayang
dia bersembunyi di balik awan
nun jauh disana
dia melirikmu sesekali
malumalu.



dia mengejekku
kenapa tak mau memberiku sesuatu yang dia punyai itu
aku butuh
sangat menginginkannya



itu sinar sayang
lihatlah
dia hanya takut menyilaukan matamu
sinarnya teduh
seteduh azan subuh



tolong katakan padanya
suruh dia mendekatiku
jangan takut atau ragu
ku ingin menikmatinya
memeluk dan memilikinya



kau perlu merayunya sayang
nyanyikan senandung terindahmu
atau kau bisa bersiul?
Gerahammu jangan kau katup
ginsulmu sembunyikan saja
dia bisa takut



aku tak bisa melakukannya
ku hanya mampu membagi senyum termanis yang kupunya
dan tatapan mata mesra tulus untuk dia
tolong
dekati aku
kuserahkan yang kumiliki kalau perlu
semuanya tak tersisa


pelanpelan sayang
diamdiam
kalau perlu berjingkat
dengan berbisik
tanpa mengusik
dia hanya butuh keyakinan
satu kau beri
sejuta dia balas



aku hanya punya cinta dan ketulusan
dan aku tidak tau apa ini cukup meyakinkan
agar ku bisa segera melihatnya
mengambilnya
dan merebahkannya ke dalam pangkuanku



mungkin itu belum cukup
kau butuh waktu
berjalan menujunya
dia terlihat pemalu skali sayang
cahayanya dia kubur kabur
bila kau mampu berjalan
dia akan menjemputmu dan memelukmu dengan sinarnya


kalau itu maunya
baik
akan ku lakukan
aku akan mendekatinya meski dengan tertatih
terjatuh karena kepayahan
kurang sejengkal langkah lagi
meski berat aku harus bangkit
aku pasti mampu menyentuh dan meraihnya
kedalam dekapanku
tak kan kulepas lagi



lihatlah
dia terenyuh mendengarmu
lihatlah sinarnya di keningmu
kecuplah itu
rasakan kehangatannya
berbahagialah telah mencinta


Ditulis oleh : Fera Nuraini dan (sementara) Mas Lingga

10 Feb 2011

Mau Sukses Dari Mana, Kalau Shalat Subuhnya Jam 06 pagi..? oleh Kembang Anggrek pada 10 Februari 2011 jam 13:50

Mau Sukses Dari Mana, Kalau Shalat Subuhnya Jam 06 pagi..?
oleh Kembang Anggrek pada 10 Februari 2011 jam 13:50
Subhanallah Alhamdulillah Allahu Akbar

Sudah waktunya muslim di Indonesia bangkit dari keterpurukan !
Menggapai Ridho Allah yang sungguh dahsyat
Adakah yang lebih dahsyat dalam hidup ini selain Ridho Allah ?

Saat orang masih tertidur
atau saat orang sibuk berjualan di pasar,
atau justru saat orang masih berpeluh keringat dosa di tempat maksiat seperti nightclub, kamar hotel dengan bukan pasangan yang sah,
kita berwudhu
mengambil sajadah
berpakaian rapi dan wangi
menuju Masjid-Nya Allah

memenuhi panggilanNya
menyerukan kemenangan
menyerukan kebajikan

Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi seorang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung didalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya sekalipun dengan merangkak. Sungguh, aku ingin menyuruh melaksanakan shalat, lalu shalat itu ditegakkan, kemudian aku perintahkan seseorang untuk mengimami shalat bersama orang-orang. Kemudian beberapa lelaki berangkat bersamaku dengan membawa kayu yang terikat, mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat berjamaah, sehingga aku bakar rumah mereka. (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Terus mau sukses dari mana ?
Mau makmur darimana?
Mau kaya darimana?
Mau sehat darimana?
Mau maju darimana?

Subuhnya saja jam 06 pagi
bahkan kadang nggak bangun?
Mau diambilkan api oleh Rasulullah?
(ini kiasan saja, bukannya Rasulullah mau membakar rumah , namun mengingatkan umatnya akan panas dan mendidihnya api neraka)

Haya Ala shalah
haya alal fallah
Asshalatu khoiru minanaum

lebih baik shalat daripada tidur

9 Feb 2011

Terhembus Angin..............by .Arrayanov

Sufi menengadahkan kedua tangan


Memohon Ridho Tuhan semesta alam


Rintih pilu mengisi relung kalbunya


Menatap jejak rusak, hancur, luluh lantak..


ceceran darah menyapu bumi


tetes air mata menghentak hati


 


Angin apa gerangan…. ?


Kehancuran yang dibuatnya setara dengan kekuatan dahsyat


Tangan-tangan berbalut murka, amarah, dengki, benci..


Inikah wajah sang raja jahannam… ?


Atau ini hanya sisi wajah api.. ?


Api yang berhembus dari kedalaman jahannam??


Api yang terburai dari kerak-kerak kenistaan?


Atau hanya tiupan lembut sang durjana?


Angin.. api.. merah.. hitam jelaga..


seringainya mengintip di relung reruntuhan jiwa


taringnya menyisakan kerlip nestapa


dajjal?


dajjal kah pengendara kembusan angin panas membakar ini?


Duhai….


iman yang tegak berdiri


balut utuh dengan cinta, kasih sayang, kesabaran, keikhlasan


Hembusannya tak kan mampu menggoyah


tak mempu merobohkan jiwa


ulurkan tangan


ulurkan cinta, ulurkan kasih


 


tebar sebagai benih


semai dengan gigih


Jangan tercerai, jangan terburai


 


Jangan menyerah


Jangan mencaci, jangan memaki


Sudahi, sudahi, sudahi……


 


Tundukkan hati ke bumi..


Sujudkan Kalbu hanya pada Ilahi Robbi…


Kau, Aku, Dia, Mereka


Kita sama, kita satu…


Tapi tidak dengan Dajjal dan angkara murka..


 


 


(mengenang hembusan angin di Pandeglang dan Temanggung)

8 Feb 2011

MENANTI DI BARZAKH - FAR EAST

MENANTI DI BARZAKH - FAR EAST


Ku merintih, aku menangis,
Ku meratap, aku mengharap,
Ku meminta dihidupkan semula,
Agar dapat kembali ke dunia nyata


Perjalanan rohku,
Melengkapi sebuah kembara,
Singgah di rahim bonda,
Sebelum menjejak ke dunia,
Menanti di barzakh,
Sebelum berangkat ke mahsyar,
Diperhitung amalan,
Penentu syurga atau sebaliknya


Tanah yang basah berwarna merah,
Semerah mawar dan juga rindu,
Tujuh langkah pun baru berlalu,
Seusai talkin bernada syahdu,
Tenang dan damai di pusaraku,
Nisan batu menjadi tugu,
Namun tak siapa pun tahu resah penantianku


Terbangkitnya aku dari sebuah kematian,
Seakan ku dengari,
Tangis mereka yang ku tinggalkan,
Kehidupan disini bukan suatu khayalan,
Tetapi ia sebenar kejadian


Kembali oh kembali,
Kembalilah kedalam diri,
Sendirian sendiri,
Sendiri bertemankan sepi,
Hanya kain putih yang membaluti tubuhku,
Terbujur dan kaku,
Jasad didalam keranda kayu,


Ajal yang datang dibuka pintu,
Tiada siapa yang memberi tahu,
Tiada siapa pun dapat hindari,
Tiada siapa yang terkecuali,
Lemah jemari nafas terhenti,
Tidak tergambar sakitnya mati,
Cukup sekali tak sanggup untuk ku mengulangi


Jantung berdegup kencang,
Menantikan malaikat datang,
Menggigil ketakutan gelap pekat dipandangan,
Selama ini diceritakan,
Kini aku merasakan,
Di alam barzakh jasad dikebumikan

5 Feb 2011

Kemudahan dan Kesusahan

Kemudahan dan Kesusahan


Tidak semua kemudahan di kehidupan ini dirasakan oleh tiap manusia


Tidak semua kesusahan di kehidupan ini selalu datang terus-menerus


dalam kehidupan kita


 


Kemudahan yang kita terima


bukan berarti kita telah berkenan di hadapan-Nya


Kesusahan yang kita terima


bukan berarti kita jauh dari-Nya


 


Walaupun kesusahan bukan pilihan awal semua manusia


untuk dapat mengerti kehidupan ini


tetapi kita harus belajar menerima kesusahan


semudah kita menerima kemudahan dalam kehidupan ini


 


Karena kemudahan dan kesusahan sebenarnya bukan pilihan


kemudahan dan kesusahan adalah proses kehidupan


yang diberikan oleh-Nya pada tiap manusia


agar manusia dapat mengerti arti kehidupan yang


dijanjikanNya


 


Sia-sialah semua yang kita lakukan


bila pada akhirnya kita tidak dapat mengerti


akan keterikatan keberadaan kita


terhadap kehidupan yang diciptakanNya

27 Jan 2011

MUNAJAT CINTA .........BY .......HATI BENING .......

Munajat Cinta...


YA ALLAH,
Hamba Mohon KepadaMU CintaMU,
Cinta Siapa Saja Yang MenCintaiMU,
Cinta Apa Saja Yang Mendekatkan Hamba Kepada CintaMU..
Jadikanlah CintaMU Lebih Berharga Bagi Hamba Daripada Air Dingin Bagi Orang Yang Kehausan..


YA ALLAH,
Jadikanlah Hamba MencintaiMU Dengan Sepenuh Hati,
Selalu Mencari RidhaMU Dengan... Upaya Maksimal Hamba..


YA ALLAH,
Jadikanlah Semua Cinta Hamba Hanya UntukMU,
Semua Usaha Hamba Hanya Untuk Meraih RidhaMU,
Karena CintaMu Adalah Suci, Sejati Dan Abadi..


YA ALLAH,
Hidupkan Hamba Dengan CintaMU,
Wafatkan Hamba Dengan CintaMU,
Bangkitkan Hamba Dengan CintaMU..


Oh Rabbi,
Liputilah Hamba Selalu Dengan CintaMu,
CintaMu Lebih Hamba Cintai Dari Semua Cinta,
Keluarkan Semua Cinta Dari Hati Hamba Selain CintaMu..


Oh Rabbi,
Tiada Kata Yang Bisa Hamba Ungkapkan Untuk Menyatakan Cinta Hamba KepadaMu..
Terimalah Cinta Hamba Dan Balaslah Dengan CintaMu..

19 Jan 2011

PERTANYAAN JIWA KEPADA RAGA

PERTANYAAN JIWA KEPADA RAGA *
oleh Ilmu Diri (Dari mana aku datang dan akan kembali ke mana) pada 11 Januari 2011 jam 13:37
Bersyukurlah aku telah datang pada zaman ini untukmu dan aku memberi tanpa pamrih kepadamu.


Aku telah datang atas panggilanmu dan doamu:


Tapi,,,,



* Benarkah kamu percaya kepadaku ?!
( kedudukan'a di dalam dirimu ada pada Lidahmu )


* Benarkah kamu bisa berkorban kepadaku ?!
( kedudukan'a di dalam dirimu ada pada Jantungmu )


* Benarkah kamu menyayangiku dengan tulus ?!
(kedudukan'a di dalam dirimu ada pada Hatimu)



* Benarkah kamu bersyukur atas kedatanganku ?!
(kedudukan'a di dalam dirimu ada pada perutmu)


* Benarkah kamu takut kepadaku ?!
(kedudukan'a di dalam dirimu ada pada kemaluanmu)



* Benarkah kamu menghargaiku ?!
(kedudukan'a di dalam dirimu ada pada duburmu)


Kalau tidak ada sifat-sifat itu di dalam dirimu, maka aku akan pergi meninggalkanmu, dan kamu akan tertinggal dalam kerinduan yang panjang,! :(


 



Kamu menanti dan menanti, kamu menangis dan menangis, kamu berharap dan berharap, dan kamu merindu dan merindukan,!


Sementara kamu sendiri tidak tau apa yang kamu nantikan, apa yang kamu tangisi, apa yang kamu harapkan dan apa yang kamu rindukan,!


Ragamu akan tertinggal dalam kekosongan dan kehampaan serta kegersangan yang berkepanjangan,!....( Dan itulah Nerakamu )

10 Jan 2011

INDAH NYA KEMATIAN .......

Indahnya Kematian
August 2, 2010
Kak Zen Kahlil Gibran, Puisi


Panggilan
Biarkan aku terbaring dalam lelapku,
kerana jiwa ini telah dirasuki cinta,
dan biarkan daku istirahat,
kerana batin ini memiliki segala kekayaan malam dan siang.
Nyalakan lilin-lilin dan bakarlah dupa nan mewangi di sekeliling ranjang ini,
dan taburi tubuh ini dengan wangian melati serta mawar.


Minyakilah rambut ini dengan puspa dupa dan olesi kaki-kaki ini dengan wangian,
dan bacalah isyarat kematian yang telah tertulis jelas di dahi ini.
Biarku istirahat di ranjang ini,
kerana kedua bola mata ini telah teramat lelahnya;
Biar sajak-sajak bersalut perak bergetaran dan menyejukkan jiwaku;
Terbangkan dawai-dawai harpa dan singkapkan tabir lara hatiku.


Nyanyikanlah masa-masa lalu seperti engkau memandang fajar harapan dalam mataku,
kerana makna ghaibnya begitu lembut bagai ranjang kapas tempat hatiku berbaring.
Hapuslah air matamu, saudaraku,
dan tegakkanlah kepalamu seperti bunga-bunga menyemai jari-jemarinya menyambut mahkota fajar pagi.
Lihatlah Kematian berdiri bagai kolom-kolom cahaya antara ranjangku dengan jarak infiniti;
Tahanlah nafasmu dan dengarkan kibaran kepak sayap-sayapnya.


Dekatilah aku, dan ucapkanlah selamat tinggal buatku.
Ciumlah mataku dengan seulas senyummu.
Biarkan anak-anak merentang tangan-tangan mungilnya buatku dengan kelembutan jemari merah jambu mereka;
Biarkanlah Masa meletakkan tangan lembutnya di dahiku dan memberkatiku;
Biarkanlah perawan-perawan mendekati dan melihat bayangan Tuhan dalam mataku,
dan mendengar Gema Iradat-Nya berlarian dengan nafasku…

8 Jan 2011

Rintihan Taubat............. KEMBANG ANGGREK......

Maafkanlah segala kekuranganku .
Engkau Maha tidak memerlukan dari menyiksaku.


Karena sesungguhnya semua dosa-dosa ku
tidak merugikan-Mu.
begitu pula semua ketaatanku
tidak menguntungkan-Mu”


“Wahai Tuhan, pindahkan aku dari hinanya maksiat kepada kemuliaan Taat!”


Ya Allah, Walaupun aku begitu jauh
dari hamba-hamba Mulia Pilihan-Mu,
Hamba Mohon…
kokohkanlah kakiku untuk melangkah dijalan-Mu…
Kokohkan Jiwa dan hati-ku
untuk menggapai Ridha-Mu,
Kokohkan Iman-ku sampai akhir nanti…


YA ALLAH Yang Maha Mulia,
muliakanlah kami dengan ketakwaan…
Ya Rabb…Aku bersimpuh dihadapan-Mu
Aku memohon dengan kemulian-Mu atas kehinaanku
agar engkau mengasihiku


Aku memohon dengan kekuatan-Mu atas kelemahanku
Ketidakbutuhan-Mu atas ku dan Kebutuhanku atas-Mu
Inilah wajah yang pembohong dan pendosa dihadapan zat-Mu
Hamba-MU selainku banyak,
sedang aku tidak memiliki Tuhan selain-Mu
Tak ada tempat kembali
Tak ada yang bisa menyelamatkan ku
Selain penyelamatan dari MU


Aku memohon dengan permohonan orang miskin
Aku berzikir kepada-Mu dengan zikir orang yang rendah hati dan Hina
Aku memohon kepada-Mu
dengan permohonan orang yang takut dan sakit
Sebuah permintaan dari orang yang dirinya merendahkan diri pada-Mu


Saat ini aku mengadu pada-Mu
Merintih di haribaan-Mu
Untuk hatiku yang kelam…
Untuk Jiwaku yang sakit…
Untuk dosa-dosaku dimasa lalu,
sekarang dan yang akan datang


Ya Rabb…Ampuni dosa-dosaku
Bersihkan hati ini…. Sucikan jiwa ini…
Tentramkan batin ini…
Singkapkan tabir antara Engkau dan Aku ..
Ya Allah…Aku takut…. Aku Gamang …
tentang masa depanku…
Aku tidak kuat azab-Mu
Bila kelak hari perhitungan itu datang


Saat Engkau menegakkan keadilan-MU
Bagaimana aku menghadap-MU?


Bahu ini tidak akan sanggup memikul dosa-dosa
Akibat kezalimanku


Yaa Rabb…
Andai waktu masih ada


Di sisa usia ini ….Aku bertobat pada-Mu
Agar ringan kaki melangkah Menghadap-Mu


Aku ingin Engkau tersenyum Menyambutku…
Merangkulku dengan kasih-Mu …
Membelaiku dengan Cinta-Mu
Merindukanku seperti saat ini aku Merindukan-Mu
Senyuman dari Sang Maha Pengasih…
Ya Rabb Hamba kembali….
Hamba kembali ke jalan-Mu


YA ALLAH… Tuhanku, sungguh dosa-dosaku hari ini
dan hari yang telah lalu berlimpah.
Hamba tidak kuasa menghitung
dan menjumlahkannya


Hamba tidaklah kuat untuk menerima azab neraka
Juga tidak mampu bersabar
dan tidak pula tabah atasnya.
Maka lihatlah wahai TUHANKU pada kelemahan hamba dan kehinaan hamba
Jangan biarkan hamba merasakan panasnya neraka pada esok hari (kiamat)


“Ya Tuhanku , tak layak bagiku
menghuni surga Firdaus-Mu,
namun aku tak kuat bila menempati neraka Jahim.


Maafkanlah semua kesalahanku
dan ampunilah semua dosaku
karena hanya Engkaulah yang mengampuni dosa-dosa yang besar dan yang kecil.
Ya Allah Seandainya ini adalah hari terakhir hidup-ku
maka terimalah taubat-ku ini karena begitu banyak dosa yang telah kulakukan

Apabila Jiwa hidup............KEMBANG ANGGREK

jiwa hidup atau jiwa jaga


Apa saja yang dilihat, dirasa, didengar,disentuh


menambahkan iman..



Orang yang jiwanya hidup sangat sensitif dengan Tuhan


Segala apa yang dialami terhubung terus dengan Khaliqul Alam


Tuhan sentiasa mengusik-usik perasaannya


Apatah lagi setiap yang hebat terasa olehnya kehebatan Tuhan


Setiap kebesaran yang dilihat terasa olehnya kebesaran Tuhan


Perjalanan malam dan siang terasa olehnya pentadbiran pencipta alam


Air bah, gunung berapi yang meletup, gempa bumi


terasa olehnya kekuasaan dan takdir Tuhan


Setiap yang berlaku terasa olehnya kehendak Tuhan


Begitulah orang yang jiwanya hidup


Rasa bertuhan sentiasa subur


Buahnya lahirlah rasa kehambaan yang mendalam


Tapi apabila jiwa mati atau jiwa buta,apa yang dilihatnya, didengar, dirasa


dan sebarang kejadian


tidak terasa apa-apa lagi


Bahkan makin membunuh rasa memiliki Tuhan


Rasa bertuhan terus mati


Side effectnya ialah rasa kehambaan hilang


Maka terjadilah satu malapetaka yang besar kepada manusia di dunia


Apabila rasa bertuhan tidak ada


berlaku berbagai-bagai gejala yang tidak sehat


Penipuan, penzaliman, rusuh, pembohongan,pembunuhan, penzinaan,pencerobohan, adu domba di kalangan manusia


di semua peringkat menjadi-jadi


Akhirnya dunia jadi neraka yang menderitakan manusia juga


Maka musnahlah seluruh kehidupan manusia


Segala kesenangan dan kemewahan


sudah tidak ada arti apa-apa lagi…..?

Mahar Cinta-Devotees

Mahar Cinta-Devotees
SAB, 08 JAN 2011 17:17 | FIRYALHUMAIRA | EDITOR: SALMA AHSANAN

Andainya dapat engkau mendengarkan
Suara di hatiku melagukan rindu
Kiranya engkau mampu mentafsirkan
Setiap bait kata-kata yang terucap


Pasti dirimu kan memahami
Harapan kasih yang terbina
Sekian lama di sudut hatiku
Hanyalah untukmu...


Bukanlah aku sengaja
Melindungi rasa di jiwa
Namun bimbang diri kan terleka
Hanyut dibuai angan dan mimpi indah
Hingga terabai segala cita
Sedang khayalan tak menjanjikan
Segunung kebahagiaan
Sebagai mahar hantaran


Apakah mungkin engkau mengerti
Setiap cinta yang dilafazkan
Bukanlah sekadar mainan
Tetapi sebuah janji...


Andainya dapat engkau mendengarkan
Suara dihatiku melagukan rindu
Kiranya engkau bisa mentafsirkan
Setiap bait kata-kata yang terungkap...


Pasti dirimu dapat melihat
Rahsia kasih yang terpendam
Sekian lama di sudut hatiku
Hanyalah untukmu
Selamanya...

Engkau Tempatku Bersandar

Engkau Tempatku Bersandar
SAB, 08 JAN 2011 09:09 | SHAMSUL HIDAYAT | EDITOR: ARISHA27

Terkadang aku rapuh,
Menyerah atas asaku,
Terkadang aku takut mencuba,
Kerana tidak siap untuk kalah.


Dalam sudutku dunia begitu keras,
Dalam pandangku dunia begitu luas,
Fatamorgananya tanpa batas,
Memupus semangat,
menenggelamkan tanpa bekas.


Ku terdiam ditengah keramaian,
Ku berjalan di tengah kecepatan,
Ku berlari di tengah mesin-mesin kehidupan,
Tidak cukup saku untuk sebuah perubahan.


Benarkah demikian?
Ataukah sekadar angan-angan,
Menyerah sebelum berperang,
Mematikan asa sebelum berjuang.


Terlalu baik untukku,
Namun tidak untukMu
Terlalu Wah untukku,
Namun tidak untukMu.


FirmanMu referensi motivasiku,
Sabda NabiMu jalan bimbinganku,
Untuk terus maju dan melangkah,
Menuju ke arah redhaMu.


BagiMu semua kecil,
BagiMu semua mudah,
BagiMu semua boleh,
Hanya kepadaMu aku berusaha dan berdoa.


Meski tertatih,
Ku memantapkan diri,
Meski letih,
Ku tegakkan jiwa dan raga ini.


Kerana ku yakin,
Engkau Maha Melihat,
Engkau Maha Mendengar,
Engkau Maha Mengabulkan,
Tidak sekadar yang aku inginkan.


Alhamdulillah syukur ku ucapkan,
Bismillah daya upaya ku gerakkan,
Ya Aliimu Yaa Khobir Yaa Fattahu Ya Qodir,
Anta a'lamu bi sirri wal a'alamiin.